Apakah anda sudah mengetahui potensi pendapatan bisnis online? Kalau anda masih ragu sebaiknya anda membaca artikel ini dengan seksama. Karena saya akan membahas tentang potensi pendapatan untuk bisnis secara online.
Sebenarnya berbisnis secara online sangatlah mudah dan pendapatannya bias saja jauh melebihi bisnis offline. Mengapa demikian? Berikut beberapa alasannya :
- Hampir seluruh dunia menggunakan internet jadi pangsa pasar sangatlah luas. Bayangkan jika anda memiliki sebuah usaha dirumah anda, apakah anda bisa menawarkan sampai keseluruh dunia dengan cepat? Tentu akan sangat membutuhkan waktu dan modal yang sangat besar sekali. Apalagi jika anda adalah pemain baru dari sebuah bisnis, akan sangat sulit untuk menembus pasar sampai seluruh dunia.
- Usaha secara online tidak membutuhkan tempat yang strategis. Lho kok bisa… tentu saja karena setiap sudut didunia maya adalah tempat yang strategis, bahkan lebih strategis dari tempat paling strategis di kota anda. Semua orang di seluruh dunia dapat mengakses bisnis online anda dari manapun dan kapanpun. Sangat fleksibel bukan??. Kalau anda mau tau saya melakukan bisnis secara online Cuma dari kamar saya sambil sarapan pagi sambil ngopi, bahkan saya belum sempat mandi he..he…
- Promosi lewat internet jauh sangat mudah. Ini adalah point lebih bisnis secara online. Banyak sekali situs yang menawarkan promosi bisnis dengan harga sangat murah. Sekarang kita bandingkan kalau kita iklan di Koran, sekali terbit harganya berapa, itu Cuma sekali terbit. Kemudian Koran itu ruang lungkupnya sampai dimana? Sudah pasti terbatas bukan. Kalau di internet untuk promosi sangat murah bahkan ruang lingkupnya bisa seluruh dunia dan tak terbatas. Bahkan iklan anda bisa tayang terus sepanjang yang anda mau. Hebat bukan…
- Masih banyak lagi keunggulan internet dibanding bisnis lainnya.
Kisah sukses google
Anda pasti tau kan situs google yang sangat terkenal itu?? Saya yakin anda sudah tidak asing mendengar google… ya benar, itu adalah situs search engine yang hampir seluruh dunia menggunakan jasanya untuk mencari berbagai informasi yang mereka butuhkan. Bahkan untuk kepentingan bisnis mereka. Saya pun juga menggunakan google sebagai “salesman” saya.
Sekarang kita tengok sebentar sejarah berdirinya google.
Google dimulai sebagai sebuah proyek pencarian pada Januari 1996 oleh Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa Ph. D. di Universitas Stanford, California. Mereka menghipotesiskan bahwa sebuah mesin pencari yang menganalisa pereratan antara website dapat menghasilkan hasil yang lebih baik daripada teknik yang sudah ada, yang menilai hasil berdasarkan jumlah pencarian tersebut muncul pada sebuah halaman. Mesin pencari mereka disebut "BackRub" karena pranala kembali sistemnya dapat memperkirakan pentingya sebuah situs. Sebuah mesin pencari kecil bernama Rankdex telah menggunakan strategi yang sama.
Diyakini bahwa halaman dengan pranala lebih banyak dari halaman web yang relevan merupakan halaman paling relevan yang dikaitkan dengan pencarian, Page dan Brin menguji tesis mereka sebagai bagian dari pembelajaran mereka, dan mendirikan tumpuan untuk mesin pencari mereka. Aslinya, mesin pencari tersebut menggunakan website Universitas Stanford dengan domain
google.stanford.edu. Domain google.com diregistrasikan tanggal 15 September 1997, dan perusahaan ini berdiri dengan nama Google Inc. tanggal 7 September 1998 pada sebuah garasi rumah di Menlo Park, California. Investasi awal yang diperoleh untuk perusahaan baru ini bernilai hampir $1.1 juta, termasuk sebuah cek senilai $100,000 dari Andy Bechtolsheim, salah seorang pendiri Sun Microsystems.[10]
Bulan Maret 1998, perusahaan ini memindahkan kantornya ke Palo Alto, rumah bagi beberapa perusahaan teknologi di Silicon Valley.[11] Setelah tumbuh melampaui dua situs lainnya, perusahaan ini menyewa sebuah komplek bangunan di 1600 Ampitheatre Parkway, Mountain View dari Silicon Graphics (SGI) pada tahun 2003.[12] Google telah menetap di lokasi itu hingga saat ini, dan komplek ini mulai dikenal sebagai Googleplex (plesetan dari kata googolplex, angka 1 yang diikuti oleh seratus nol). Tahun 2006, Google membeli properti dari SGI sebesar $319 juta.[13]
Halaman utama Google menampilkan desain sederhana yang telah membantu mempopulerkannya.
Mesin pencari Google menarik perhatian diantara jumlah pengguna Internet yang terus meningkat, yang menyukai desain simpelnya dan penggunaannya.[14] Pada tahun 2000, Google mulai menjual iklan yang dikaitkan dengan kata kunci pencarian. Iklan tersebut hanya berupa teks polos untuk menjaga sebuah desain halaman yang teratur dan untuk meningkatkan kecepatan pemunculan halaman.[5] Kata kunci dijual berdasarkan pada kombinasi tawaran harga dan jumlah klik, dengan penawaran dimulai pada $.05 per klik.[5] Model penjualan illan kata kunci dirintis oleh Goto.com (akhirnya merubah nama menjadi Overture Services, sebelum diambil alih oleh Yahoo! dan diganti merek menjadi Yahoo! Search Marketing).[15][16][17] Sementara berbagai pesaing dot-comnya gagal dalam pasaran Internet baru, Google memperkuat pengaruhnya untuk meningkatkan pendapatan.[5]
Nama "Google" berasal dari ucapan "googol"[18][19] yang salah, yang merujuk pada 10100 (angka yang itunjukkan oleh 1 yang diikuti oleh seratus nol). Setelah kata ini menjadi ucapan sehari-hari, kata "google", dimasukkan dalam Merriam Webster Collegiate Dictionary dan Oxford English Dictionary pada 2006, yang berarti "menggunakan mesin pencari Google untuk memperoleh informasi di Internet."[20][21]
Sebuah paten yang menggambarkan bagian dari mekanisme penilaian Google (Page Rank) disetujui pada 4 September 2001.[22] Paten ini secara resmi ditetapkan oleh Universitas Stanford dan memasukkan nama Lawrence Page sebagai sang pencipta.
[sunting] Keuangan dan penawaran umum perdana
Pendanaan pertama untuk Google sebagai sebuah perusahaan dikunci dalam bentuk kontribusi sebesar USD100,000 dari Andy Bechtolsheim, pendiri Sun Microsystems, diberi kepada sebuah perusahaan yang belum berdiri.[23] Sekitar enam bulan kemudian, sebuah putaran dana lebih besar diumumkan, dengan investor besar yang menjadi firma pesaing Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Sequoia Capital.[23]
Penawaran umum perdana Google dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2004. 19,605,052 saham ditawar dengan harga $98 per lembar.[24] Dari itu, 14,142,135 (rujukan matematika lainnya sebagai √2 ≈ 1.4142135) dilayangkan oleh Google dan 5,462,917 oleh pemegang saham yang menjual. Penjualan tersebut meningkat $1.67 milyar, dan memberi Google kapitalisasi pasar lebih dari $23 milyar.[25] Kebanyakan dari 271 juta lembar saham Google dikontrol oleh Google sendiri. Banyak karyawan Google menjadi milyuner mendadak. Yahoo!, sebuah kompetitor Google, juga mendapat untung dari IPO tersebut karena perusahaan tersebut mendapat 8.4 juta lembar saham Google pada 9 Agustus 2004, sepuluh hari sebelum IPO (penawaran umum perdana).[26]
Kemunculan saham IPO Google sangat baik, dengan gelombang harga hingga $500 pada 2007, karena penjualan dan perolehan yang kuat di pasaran periklanan, juga munculnya fitur baru seperti Google Desktop dan homepage pribadi.[27] Gelombang harga saham disediakan terutama oleh investor pribadi, berbeda dari investor institusi besar dan reksadana.[27]
Perusahaan ini terdaftar di bursa saham NASDAQ dibawah simbol ticker GOOG.
[sunting] Pertumbuhan
Sementara pasaran utama perusahaan ini berada pada persaingan kandungan web, Google telah memulai percobaan dengan pasaran lainnya seperti radio dan penerbitan. Pada tanggal 17 Januari 2006, Google mengumumkan bahwa mereka telah mengambil alih perusahaan periklanan radio dMarc, yang menyediakan sebuah sistem otomatis yang membolehkan suatu perusahaan beriklan di radio.[28] Dengan ini, Google dapat menggabungkan dua media periklanan niche—Internet dan radio—dengan kemampuan Google untuk berfokus pada kepuasan konsumen. Google juga telah memulai sebuah percobaan dalam penjualan iklan dari pengiklannya di terbitan majalah dan suratkabar, dengan iklan pilihan di Chicago Sun-Times.[29] Mereka telah memenuhi ruang kosong di suratkabar tersebut yang telah digunakan untuk iklan rumahan.
Google dimasukkan dalam Indeks S&P 500 tanggal 30 Maret 2006. Google menggantikan Burlington Resources, sebuah produsen minyak besar yang berbasis di Houston yang diambil alih oleh ConocoPhillips.
[sunting] Filantropi
Tanggal 2004, Google membentuk sebuah sayap filantropis nirlaba, Google.org, memberikan dana awal sebesar $1 milyar.[30] Misi organisasi tersebut adalah untuk membantu dengan masalah seperti perubahan iklim (lihat juga pemanasan global), kesehatan global, dan kemiskinan global. Proyek pertamanya adalah membuat sebuah kendaraan elektrik plug-in hibrida yang dapat mencapai 100 mpg. Direktur organisasi ini adalah Dr. Larry Brilliant.[31]
[sunting] Pengambilan alih
Artikel utama: Daftar pengambilan alih Google
Sejak 2001, Google telah mengambil alih beberapa perusahaan muda kecil, kebanyakan pada bidang tim dan barang-barang inovatif. Perusahaan yang pertama kali dibeli Google adalah Pyra Labs. Mereka merupakan pembuat Blogger, sebuah platform weblog, pertama diluncurkan pada 1999. Pengambilan alih ini menyebabkan berbagai fitur utama menjadi gratis. Pyra Labs dibentuk oleh Evan Williams, sejak ia meninggalkan Google tahun 2004. Awal 2006, Google mengambil alih Upstartle, sebuah perusahaan yang bertanggung jawab untuk prosesor kata online, Writely. Teknologi dalam produk ini digunakan oleh Google untuk membuat Google Docs & Spreadsheets.
Bulan Februari 2006, perusahaan perangkat lunak Adaptive Path menjual Measure Map, sebuah aplikasi statistik weblog, kepada Google. Registrasi untuk beroperasi tidak diizinkan untuk sementara. Pembaruan terakhir mengenai masa depan Measure Map dijalankan tanggal 6 April 2006 dan mengeluarkan berbagai masalah layanan ini.[32]
Pada tahun 2006, Google membeli situs video online YouTube senilai $1.65 milyar.[33] Tidak lama, pada 31 Oktober 2006, Google mengumumkan bahwa mereka juga telah mengambil alih JotSpot, sebuah pembuat teknologi wiki untuk situs web sejenis.[34]
Tanggal 13 April 2007, Google mencapai persetujuan untuk membeli DoubleClick. Google setuju untuk membeli perusahaan tersebut senilai $3.1 milyar.[35]
Pada 9 Juli 2007, Google mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani sebuah persetujuan untuk membeli perusahaan keamanan e-mail Postini.[36]
[sunting] Kerjasama
Pada tahun 2005, Google membuat kerjasama dengan perusahaan dan agensi pemerintah lainnya untuk menguatkan produksi dan layanannya. Google mengumumkan sebuah kerjasama dengan NASA Ames Research Center untuk membangun perkantoran seluas 1,000,000 kaki persegi (93,000 m²) dan bekerja pada proyek penelitian yang melibatkan manajemen data skala-besar, nanoteknologi, komputasi terdistribusi, dan industri luar angkasa.[37] Google juga memasuki sebuah kerjasama dengan Sun Microsystems bulan Oktober untuk membantu berbagi dan menyebarkan setiap teknologi satu sama lain.[38] Perusahaan ini juga bekerjasama dengan Time Warner's AOL,[39] untuk memperkuat layanan pencarian video satu sama lain.
Juga tahun 2005, perusahaan ini menjadi sebuah investor keuangan besar bagi ranah internet tingkat atas .mobi untuk peralatan mobile, juga dengan beberapa perusahaan lain, termasuk Microsoft, Nokia, Ericcson, dan lainnya.[40] Bulan September 2007, Google meluncurkan, "AdSense for Mobile", sebuah layanan kepada mitra publikasinya yang memiliki kemampuan untuk menguangkan website mobile mereka melalui penempatan iklan teks mobile,[41] dan mengambil alih situs jaringan komunitas mobile, Zingku.mobi, untuk "menyediakan orang-orang di seluruh dunia dengan hubungan langsung menuju aplikasi Google, dan mendapat informasi yang mereka butuhkan , dari peralatan mobile mereka."[42]
Tahun 2006, Google dan Fox Interactive Media dari News Corporation memasuki persetujuan senilai $900 juta untuk menyediakan pencarian dan periklanan pada situs jaringan komunitas populer, MySpace.[43]
Itulah sekilas tantang google yang saya kutip dari situs wikipedia. Kim\ni pemiliknya menempati jajaran orang terkaya di dunia.
Persiapan apa saja yang di perlukan
1. Modal
Setiap usaha pasti membutuhkan modal. Tanpa itu semua semua jenis usaha tidak bisa berjalan. Bicara soal modal, saya tidak membahas modal uang atau materi lain. Karena yang saya maksudkan modal disini bukan materi, tapi modal yang sangat penting yaitu KEMAUAN. Apabila anda sudah memiliki yang satu ini, sudah dipastika langkah awal berdirinya bisnis anda sudah terwujud. Masalah materi atau uang adalah nomor sekian.
2. Rencana
Untuk persiapan yang kedua anda harus mempunyai rencana mau dibawa kemana bisnis anda ini. Rencana disini mencakup konsep bisnis, produk yang ditawarkan, dan yang sangat penting adalah system manajemen yang baik.
3. Make it real
Setelah siap semua kini saatnya anda memulai menjalankan bisnis anda sesuai dengan rencana. Namun kadang semua rencana tidak bisa berjalan sesuai keinginan. Ini suatu hal yang biasa, maka dari itu sangat diperlukan kepekaan anda menyiasati keadaan yang kurang menguntungkan.
Bagaimana jika saya tidak memiliki uang dan produk yang dijual, apakah saya masih bisa merintis bisnia?
Jawaban dari pertanyaan itu adalah YA. itulah mengapa saya membangun situs www.web-bisnis.we.bs ini tujuannya adalah untuk memberikan informasi bagaimana merintis bisnis tanpa modal uang. Karena modal yang paling penting disini adalah kemauan. Itu saja.
Silakan anda jelajahi situs ini karena di halaman lain saya sajikan berbagai cara memulai bisnis anda. Dan anda bisa langsung praktek. Karena panduan yang saya sajikan bersifat praktis. Jadi siapapun bisa menjalankan, termasuk anda yang baru kenal internet.
Saya membangun situs www.web-bisnis.we.bs ini tanpa mengeluarkan uang yang banyak. Namun penghasilannya sudah cukup untuk membiayai keluarga saya, termasuk anggaran untuk berlibur setiap seminggu sekali. Bahkan dalam berlibur pun saya bisa tetap bekerja secara online.
Saya akan menulis tips-tips bisnis online yang lain, silakan anda mengunjung situs ini secara berkala. Dan saya mengijinkan anda untuk memperbanyak artikel ini untuk disebarkan kepada teman atau kerabat anda. Namun anda harus menyertakan sumber informasi ini. Karena hal ini berhubungan dengan hak cipta.
